Tentang Arsitektur dalam Rekayasa Web

Pattern dan Framework
Pola desain atau pola rancangan (bahasa Inggris: design pattern) adalah sebuah istilah dalam rekayasa perangkat lunak yang mengacu kepada solusi umum yang dapat digunakan secara berulang kali untuk menyelesaikan masalah-masalah umum yang ditemukan dalam desain perangkat lunak. Sebuah pola desain tidak berbentuk solusi akhir yang dapat langsung diterjemahkan menjadi kode program. Pola desain merupakan penjelasan atau templat yang menunjukkan bagaimana cara menyelesaikan sebuah masalah yang kemudian dapat digunakan di berbagai situasi yang berbeda-beda. Pola desain untuk object-oriented biasanya menunjukkan relasi dan interaksi antar kelas dan objek, tanpa menjelaskan kelas dan objek akhir yang terlibat dalam sebuah aplikasi. Algoritma biasanya tidak disebut sebagai pola desain, karena algoritma menjadi solusi masalah komputasi bukan masalah desain test.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pola_desain


Sedangkan Kerangka kerja (bahasa Inggris: framework) adalah suatu struktur konseptual dasar yang digunakan untuk memecahkan atau menangani suatu masalah kompleks. Istilah ini sering digunakan antara lain dalam bidang perangkat lunak untuk menggambarkan suatu desain sistem perangkat lunak yang dapat digunakan kembali, serta dalam bidang manajemen untuk menggambarkan suatu konsep yang memungkinkan penanganan berbagai jenis atau entitas bisnis secara homogen.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Framework



MVC dan Struts
Model-View-Controller atau MVC adalah sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya (Controller). Dalam implementasinya kebanyakan framework dalam aplikasi website adalah berbasis arsitektur MVC.[1] MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi kontrol dalam sebuah aplikasi web.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/MVC


Struts, mungkin Anda sering dengar, sering baca di forum, artikel atau lowongan pekerjaan. Bagi yang belum tahu, Struts adalah web development framework yang berada di bawah payung Apache Software Foundation. Struts menggunakan pattern Model-View-Controller (MVC) dengan memanfaatkan Java Bean (Model), Servlet (Controller) dan JSP (View)
Sumber : http://suhearie.wordpress.com/2008/10/05/pengenalan-web-framework-apache-struts/

 Arsitektur Code Igniter


--> Pada bagian Model berisi struktur data dari aplikasi. Biasanya pada class Model ini berisi fungsi untuk retrieve, insert,edit ataupun menghapus data dari database.
--> Pada bagian View berisi informasi yang akan ditampilkan ke user. Bisa juga disebut layer presentasi.
--> Bagian Controller adalah sebagai penghubung antara Model dan View dan juga sumber lain yang dibutuhkan ketika user request ke aplikasi.
Sumber : http://normanbattousai.wordpress.com/2010/11/02/arsitektur-dari-codeigniter/


Integrasi Sistem dan SOA

Pengintegrasian sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari sistem Informasi Manajemen. Berbagi sistem dapat saling berhubungan satu dengan yang lain dengan berbagai cara yang sesuai dengan keperluannya. Aliran informasi diantara sistem sangat bermanfaat bila data dalam file suatu sistem diperlukan juga oleh sistem yang lainnya, atau output suatu sistem menjadi input bagi sistem lainnya. Secara manual juga dapat dicapai suatu integrasi tertentu, misalnya data dari satu bagian dibawa kebagian lain, dan oleh petugas administrasi data tersebut digabung dengan data dari sistem yang lain. Jadi kalau secara manual maka derajat integrasinya menjadi tinggi.

SOA adalah sebuah konsep arsitektur software yang memanfaatkan service-service yang ada dalam sebuah jaringan sistem. Point pentingnya adalah SOA mengedepankan loose coupling komponen software sehingga service-service yang ada dapat digunakan kembali untuk pengembangan software lainnya.
Sumber : http://doiabdul.wordpress.com/web-enginering/integrasi-sistem-dan-soa/

BAGIKAN KE:

    Komentar

0 komentar:

Poskan Komentar